CIMAHI, GARDA INDONESIA.COM- Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira meminta 575 jemaah haji asal Kota Cimahi tahun 2026 memperkuat kesiapan fisik dan mental jelang keberangkatan ke Tanah Suci. Hal itu disampaikan saat membuka bimbingan manasik haji terintegrasi 1447 H/2026 di Masjid Agung Cimahi, Jalan Jend. Amir Mahmud, Sabtu (4/4/2026).
Menurut Adhitia, manasik bukan sekadar latihan teknis ibadah. Lebih dari itu, manasik jadi bekal agar jemaah siap lahir batin demi meraih haji mabrur dan mabrurah.
"Pentingnya manasik haji supaya siap lahir batin agar tercapai haji mabrur mabrurah. Serta setelah pulang agar dapat istiqamah menjaga nilai-nilai ibadah haji,” tegasnya.
Adhitia menyebut kuota haji Cimahi tahun ini mencapai 575 orang. Ia mengingatkan, mereka yang berangkat adalah tamu Allah yang terpilih. Banyak orang mampu secara materi tapi terhalang fisik, atau sebaliknya. Ada pula yang sehat dan berduit tapi belum mendapat panggilan.
"“Tidak bisa diukur rasional dan pikiran, namun ini keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.
Sepulang dari Tanah Suci, Adhitia berharap para jemaah ikut menularkan kebaikan di tengah masyarakat. Kehadiran 575 haji baru diyakini akan membantu pemerintah dalam membangun karakter warga.
“Setelah jemaah haji terpilih nanti pulang kembali ke Kota Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi pasti akan merasa terbantu. Karena Bapak Ibu nanti akan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat Kota Cimahi,” katanya.
Wawali juga menitipkan doa khusus kepada jemaah. Ia meminta agar Kota Cimahi ikut didoakan selama di Tanah Suci.
"Doakan Pemkot Cimahi, doakan pemimpinnya khususnya Pak Wali Kota dan saya agar diberi kesehatan, istiqamah dalam memimpin, amanah, dan bisa membawa kesejahteraan bagi warga Kota Cimahi.”
Adhitia menutup dengan harapan seluruh jemaah diberi kesehatan, kekhusyukan, dan kembali ke Cimahi dalam keadaan selamat serta membawa kemabruran. (**)
