Dinkes Cimahi Gandeng Bidan Perkuat Imunisasi dan Tekan Stunting di Momentum HUT IBI ke-75



CIMAHI,GARDA INDONESIA.Com- Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi dr. Mulyati menegaskan dukungan penuh Dinkes untuk mengakselerasi kualitas program imunisasi di Kota Cimahi. 


Dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia 2026 bertema nasional Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia”, dr. Mulyati menyebut bidan menjadi ujung tombak di lapangan. 


"Sejumlah agenda telah digelar Dinkes dengan melibatkan seluruh TPMB se-Kota Cimahi guna mengejar target cakupan imunisasi yang masih di bawah sasaran," ucap Mulyati.


Salah satu upaya utama adalah Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) pada 6–12 April 2026. Layanan imunisasi rutin dan kejar dibuka di puskesmas, posyandu, TPMB, hingga pos layanan lain untuk anak usia 0–59 bulan. 


“Kita jemput bola agar tidak ada anak yang terlewat imunisasi dasar lengkap,” kata dr. Mulyati.


Untuk validitas data, Dinkes menggelar Pertemuan Koordinasi Pengelolaan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) pada 23 April 2026 bersama seluruh fasyankes termasuk TPMB. Percepatan input data cakupan menjadi fokus agar gap antara data manual dan digital segera tertutup. 


"Bersamaan itu, publikasi kewaspadaan kasus campak juga digencarkan di media sosial dan elektronik bekerja sama dengan Diskominfo serta IBI Kota Cimahi," beber Mulyati.


Pada akhir April 2026,Dinkes melaunching tiga layanan sekaligus di TPMB Erni Hernawati dan serentak di seluruh TPMB: imunisasi rutin bayi-baduta, pelayanan akseptor KB-MKJP, serta Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). 


"Lebih lanjut ia mengatakan, Program Genting menyasar 10 Keluarga Risiko Stunting dengan pemberian makanan tinggi protein selama dua minggu," tutur Kepala Dinkes.


Mulyati berharap, kolaborasi dengan TPMB dan IBI mampu mendongkrak capaian imunisasi 2026. 


“Lewat KB MKJP dan intervensi gizi KRS, kita ingin kualitas kesehatan ibu dan keluarga di Cimahi meningkat. Selamat HUT IBI ke-75, semoga makin solid bersama Pemkot, saling melengkapi untuk masyarakat sehat berkualitas,” pungkasnya. (**)

Komentar

BERITA TERKINI