Kang Icak Kembali Pimpin IPSI Jabar 2026-2030, Target Quatrick Juara Umum PON XXII



BANDUNG, GARDA INDINESIA.COM- Phinera Wijaya atau yang akrab disapa Kang Icak kembali mendapat kepercayaan penuh memimpin Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia Jawa Barat. Penunjukan ini menjadi bukti nyata atas rekam jejak prestasi gemilang yang berhasil ditorehkannya di level nasional hingga internasional.


Penetapan Kang Icak sebagai Ketua Umum IPSI Jawa Barat masa bakti 2026-2030 dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi XII IPSI Jawa Barat. Acara digelar di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Sabtu 02/05/2026.


Musprov XII dihadiri lengkap seluruh utusan perguruan dan IPSI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Suasana penuh kekeluargaan dan soliditas mewarnai jalannya musyawarah hingga menghasilkan keputusan bulat tanpa voting.


H. Phinera Wijaya, S.E. resmi terpilih untuk menahkodai IPSI Jabar empat tahun ke depan. Ini menjadi periode lanjutan setelah sebelumnya sukses membawa Jabar Hattrick juara umum Pencak Silat di PON 2016 Jabar, PON 2021 Papua, dan PON XXI Aceh-Sumut 2024.


Dalam sambutannya, Kang Icak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak.


 “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan. Ini adalah amanah luar biasa. Kepercayaan masyarakat Jawa Barat,” tuturnya.


Meski kembali dipercaya, Kang Icak mengakui tekanan prestasi saat ini dirasa jauh lebih berat. Efisiensi anggaran dan refocusing menjadi tantangan nyata yang berdampak langsung pada program pembinaan prestasi atlet.


“Ya, kita jujur saja. Dengan kondisi nasional saat ini yang dirasa kurang baik-baik saja. Kendati demikian, Insya Allah kami optimis pencak silat Jabar tetap mampu menjaga tradisi juara,” ucapnya dengan nada optimistis.



Menurut Kang Icak, tidak ada alasan bagi IPSI Jabar untuk mengendur. Simbol Jawa Barat sebagai barometer pencak silat nasional harus tetap terjaga. Kolaborasi menjadi kunci dalam penyusunan kepengurusan ke depan.


“Yang jelas PON XXII NTB/NTT 2028 nanti*, Pencak Silat Jabar harus tetap menjadi juara umum atau Quatrick. Untuk itu diperlukan pengurus yang kredibel, loyalitas dan mempunyai komitmen memajukan pencak silat Jawa Barat,” ujar Kang Icak tegas.


Ia menekankan bahwa kesuksesan* yang diraih selama ini bukan kerja individu. Prestasi merupakan keberhasilan komprehensif semua jajaran, mulai dari atlet, pelatih, official, IPSI kabupaten/kota, hingga anggota perguruan se-Jawa Barat.


“Kesuksesan pencak silat ini, merupakan keberhasilan bersama jajaran pengurus. Kesuksesan masyarakat Jawa Barat,” kata Phinera menutup sambutannya disambut tepuk tangan peserta Musprov.


Sementara itu, Benny G Sumarsono utusan PB IPSI mewakili Ketua Umum H. Sugiono turut memberikan apresiasi. Ia menilai capaian Jabar Hattrick PON adalah bukti nyata kepemimpinan Kang Icak bersama Sekretaris Yusuf Munawar.


“Jabar Hattrick PON 2016 Jabar, PON 2021 Papua dan PON XXI Aceh-Sumut 2024 adalah bukti nyata keberhasilan IPSI Jabar di bawah kepemimpinan Kang Icak,” ungkap Benny.


Benny juga menyoroti sejarah lain yang hanya dimiliki IPSI Jabar, yakni terealisasinya pembangunan Padepokan Pencak Silat. 


"Waktu itu saya juga hadir dalam proses pembangunannya, cukup luas dengan 8 hektar di daerah Kiara Payung Jatinangor, Sumedang. Anggarannya juga fantastis yakni 45 miliar. Hanya IPSI Jabar yang baru mempunyai padepokan sendiri selain TMII di seluruh Indonesia,” tegasnya.


Menutup pernyataannya, Benny mengimbau seluruh peserta dan utusan untuk kembali mendukung kepemimpinan Kang Icak periode 2026-2030. 


"Saya rasa, Jabar harus bersyukur punya Kang Icak. Mau siapa lagi yang mampu bersaing dan berprestasi, apalagi beliau didampingi Pa Yusuf Munawar, lengkap sudah,” ucap dia. 


Berikut beberapa keberhasilan IPSI Jawa Barat di era Ketua Umum Phinera Wijaya, sbb :

1. Penyumbang atlet nasional terbesar di ASIAN GAMES 2018 lalu.

2. Selalu memberikan medali emas atletnya di multi event internasional Sea Games, mulai Vietnam, Kamboja dan Thailand.

3. Memberi kontribusi atlet nasional dan medali emas di Kejuaaran Dunia Pencak Silat  di Malaysia dan Dubai.

4. Kerja sama milter dengan Kodam III Siliwangi dan KOSTRAD.

5. Inisiator lahirnya Kejuaraan terbuka Pencak Silat Piala KASAD I 2023 dan tahun 2024.

6. Mendorong lahirnya Pencak Silat Militer (PSM) bersama PB IPSI dan Disjas TNI AD.

7. Juara PON X1X Jabar 2016, PON XX 2021 Papua dan PON XXI Aceh Sumut 2024.

8. Juara Umum multi event level nasional di usia Pelajar, POPNAS, POSPENAS dan POMNAS.

9. Pembangunan Gedung Pusat Pencak Silat di Jatinangor.

10. Memberi medali emas melalui atlet beregu putra di event internasional, Belgia Open, Singapure Open dll.

11. Mengirimkan pelatih-pelatih terbaik untuk mendukung program Road To Olimpic, ke Jepang dan Ubzekistan. 

Hadir dalam Musprov XII IPSI Jawa Barat, Utusan PB IPSI Benny Sumarsono, Irwas Dam III Siliwangi, Brigjen TNI Nurul Yakin, Ketua KONI Jawa Barat, Prof, M. Budiana, Kabid Dispora Jabar, Sekjen Pencak Silat Militer, Perwakilan Kodiklat TNI-AD, IPSI Kabupaten/Kota, Anggota Perguruan dan Jajaran Pengurus.  (**)

Komentar

BERITA TERKINI