Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana S.A.P, dan di hadiri oleh Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira S.E,.Ak.,CA, Ketua DPRD Cimahi Wahyu Widyatmoko, S.H., unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah, para camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Ngatiyana menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pejuang otonomi daerah yang telah memperjuangkan lahirnya Kota Cimahi sebagai daerah otonom.
Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, harus terus dilanjutkan melalui kerja nyata dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Keberadaan Kota Cimahi hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ngatiyana menyampaokan bahwa Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Memasuki usia seperempat abad, Kota Cimahi terus menunjukkan transformasi sebagai kota yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warganya melalui pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Pada peringatan tahun ini, Kota Cimahi mengusung tema “Arunakarsa Perak Cimahi”, yang dimaknai sebagai cahaya harapan baru yang membawa semangat kebangkitan dan tekad kuat untuk terus melakukan perubahan menuju kota yang lebih maju dan sejahtera.
Selama 25 tahun perjalanan pembangunan, Kota Cimahi terus berupaya menjawab berbagai tantangan perkotaan melalui peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Sejumlah program strategis berhasil direalisasikan. Pada sektor infrastruktur, pembangunan Bundaran Jati berhasil mengurai kemacetan di kawasan Jalan Jati-Cihanjuang yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas.
Pemerintah Kota Cimahi juga tengah mempersiapkan pembangunan Underpass Gatot Subroto dan mendukung percepatan pembangunan flyover yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Di sektor kesehatan, berbagai fasilitas pelayanan terus diperkuat melalui pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), revitalisasi Puskesmas Cibeureum, pengembangan Unit Pelayanan Darah RSUD Cibabat, serta berbagai inovasi layanan kesehatan yang semakin mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, perhatian terhadap kelompok rentan diwujudkan melalui pembangunan Rumah Singgah Dinas Sosial yang kini menjadi tempat perlindungan dan pembinaan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan sosial. Pemerintah Kota Cimahi juga terus memperkuat berbagai program bantuan sosial, ketahanan pangan, dan perlindungan masyarakat guna menjaga kualitas hidup warga.
Menurut Ngatiyana, capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pembangunan, mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga masyarakat.
“Pembangunan tidak mungkin dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata,” katanya.
Berdasarkan hasil survei kepuasan publik yang dilakukan lembaga independen, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Cimahi mencapai 82,7 persen.
Meski demikian, Ngatiyana menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan bersama, antara lain pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, percepatan penanganan stunting, serta peningkatan ketahanan menghadapi berbagai potensi bencana.
Memasuki usia perak, Kota Cimahi terus melangkah dengan semangat “Saluyu Ngawangun Jati Mandiri”, memperkuat kolaborasi dan mempercepat pembangunan menuju terwujudnya Cimahi yang MANTAP, yakni Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif.
Usai Upacara, tepatnya pukul. 09.30 WIB, acara di lanjutkan dengan Sidang Paripurna dalam Rangka HUT Kota Cimahi ke 25 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Cimahi.
Acara Sidang Paripurna dihadiri, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E.., Wali Kota Cimahi Letkol (Purn.) Ngatiyana S.A.P, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira S.E,.Ak.,CA, Ketua DPRD Cimahi Wahyu Widyatmoko, S.H., unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah, para camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam pesannya Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E. menyampaikan bahwa Kota Cimahi merupakan salah satu etalase wajah Jawa Barat. Karena itu kami mendorong agar Kota Cimahi dapat lebih maju dan menjadi contoh pembangunan daerah lain.
Pemerintah propinsi Jawa Barat berkomitmen membantu Pemerintah Kota Cimahi menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada, sinergi pusat-provinsi-kota harus terus dikuatkan.
Sebagai kota penyangga Ibu Kota Provinsi, Erwan berharap Cimahi tumbuh menjadi kota mandiri, lebih maju lagi untuk mewujudkan Jawa Barat Istimewa.
"Di usia 25 tahun ini Cimahi terus berbenah dan Pemprov Jawa Barat siap berjalan beriringan dengan Pemerintah Kot dan DPRD agar Cimahi bukan hanya maju, tapi juga sejahtera, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan warga Jawa Barat," terangnya.
Karena Walikota Cimahi Letkol (Purn.) Ngatiyana S.A.P sedang terganggu kesehatannya sambutan di sampaikan Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudisthira S.E,.Ak.,CA.
Adthitia menyampaikan dalam rangka HUT ke - 25 tahun adalah tonggak refleksi. "Seperempat abad sudah Cimahi berdiri sebagai kota otonom. Dari nol, kini kita punya identitas jelas yaitu Kota Militer, Kota Jasa, dan Kota Kreatif.
Ia memberi penghargaan tinggi kepada para pendiri dan pimpinan terdahulu. Menurutnya, fondasi yang mereka letakkan membuat Cimahi terus tumbuh hingga sekarang.
Wakil Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga. Dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan berbagai program pembangunan daerah.
Capaian menonjol Kota Cimahi salah satu diantaranya adalah raihan Opini WTP ke-13 kali berturut-turut dari BPK. Prestasi ini diraih Pemkot sejak TA 2012 hingga 2025.
"WTP 13 kali bukan angka biasa. Ini bukti nyata komitmen kami menegakkan regulasi, menjaga integritas, dan mewujudkan pemerintahan yang transparan serta akuntabel," tegasnya.
Pada momen HUT ke-25, Pemkot juga memperkenalkan logo baru. Di dalamnya ada simbol tank baja, Gedung Pemkot, Sakoci, Kujang, bambu, MPP, dan Cimahi Techno Park. Angka 25 menandakan kematangan.
Dan HUT Kota Cimahi ke -25 Mengusung tema "Aruna Karsa Perak Cimahi", Tema itu bermakna harapan baru, semangat baru, dan tekad kuat untuk perubahan.
"Pembangunan tidak bisa hanya jadi tugas pemerintah. Kita dorong pertumbuhan yang beriringan dengan kesejahteraan warga. Terus mantap Cimahi, terus buat masyarakat semakin hepi," terangnya.
Hal senada juga di sampaikan Ketua DPRD Cimahi Wahyu Widyatmoko, S.H., Momentum Hari Ulang Tahun ini hendaknya menjadi penguat tekad dan semangat kita bersama untuk terus membangun Kota Cimahi yang maju, nyaman, berdaya saing, dan mensejahterakan masyarakat.
Wahyu juga menyampaikan tentang dinamika ekonomi global saat ini ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, hingga perlambatan ekonomi dunia. Kondisi ini menuntut kewaspadaan dan adaptasi dari semua pemangku kepentingan.
Sebagai bagian NKRI, Pemerintahan Kota Cimahi mempunyai tanggung jawab untuk mendukung upaya nasional melalui kebijakan yang selaras. Karena itu HUT ke-25 bukan hanya perayaan capaian, tapi momentum memperkuat persatuan, menjaga stabilitas sosial, dan membangun optimisme kolektif.
Wahyu juga mengapresiasi Pemerintahan Kota Cimahi, secara konsisten Pemerintah Kota Cimahi mampu meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut dari tahun 2012 hingga 2025 dan Kolaborasi dalam rangka merayakan HUT ke-25 Kota Cimahi dengan berbagai elemen.
"Di momen Hari Ulang Tahun Kota Cimahi ke-25 , Wahyu menyebut bahwa keberhasilan pembangunan daerah merupakan hasil kerja sama yang kuat antara Pemkot, DPRD, dan berbagai elemen masyarakat," terangnya.
Pantauan media ini, peringatan HUT ke-25, Pemerintah Kota Cimahi juga melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai rangkaian kegiatan sebagai upaya menggerakkan perekonomian lokal.
Sejumlah stan UMKM turut hadir di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi dan menjadi bagian dari pesta rakyat yang diselenggarakan untuk masyarakat. ***








