Kabar Duka : Eef Asmara, Artis Bintang Pantura 2 Indosiar Berpulang Ke Rahmatullah


Kab. Bandung -GARDA INDONESIA- . Kabar duka datang dari dunia seni dan musik dangdut Jawa Barat. Eef Saepulrohmat bin Oom Farid, artis yang dikenal dengan nama panggung Eef Asmara dan pernah dikenal melalui ajang Bintang Pantura 2 Indosiar, meninggal dunia pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.


Almarhum Eef Asmara berdomisili di Kampung Maruyung RT 05/RW 08, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.


Informasi mengenai kepergian almarhum disampaikan dari pihak keluarga. Sebelum meninggal dunia, Eef diketahui sempat mengalami sakit batuk.


Menurut informasi dari keluarga, sekitar pukul 07.00 WIB, Eef sempat mengantar istrinya ke sekolah. Setelah kembali ke rumah, almarhum diketahui bersiap untuk berangkat memenuhi kegiatan manggung.


Namun, ketika istrinya kembali ke rumah, Eef ditemukan sudah tergeletak di bagian dapur dalam kondisi tidak bernyawa.


“Menurut informasi dari keluarga, sebelumnya almarhum sempat mengalami sakit batuk. Pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB mengantar istrinya ke sekolah, kemudian pulang ke rumah dan bersiap untuk manggung. Saat istrinya kembali ke rumah, almarhum ditemukan sudah tergeletak di dapur,” demikian informasi yang diterima.


Almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Pacet sekitar pukul 14.20 WIB, yang berjarak kurang lebih 500 meter dari rumah duka.


Kepergian Eef Asmara meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama seniman, serta para penggemarnya. Sejumlah insan seni turut hadir memberikan penghormatan terakhir, di antaranya dari JHP, HARPMI, PAMDI Jawa Barat, BPSB, serta para penggemar Eef Asmara.


Turut hadir Ketua Umum PSSP (Paguyuban Seniman Seniwati Pasundan) Jawa Barat, H. Achmad Drajat, A.M.d., serta Ketua PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) Kabupaten Bandung, Hj. Siti Maryanti, S.E., M.M.


Kehadiran para seniman dan organisasi seni tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan duka atas berpulangnya salah satu rekan dalam dunia seni dan musik dangdut.


KKJN JAWA BARAT TURUT BERBELASUNGKAWA


Duka cita juga disampaikan keluarga besar Kelompok Kerja Jurnalis Nasional (KKJN). Ketua DPD KKJN Jawa Barat Heri Krisdianto, mewakili seluruh jajaran DPD KKJN Jawa Barat, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Eef Asmara.


“Dari keluarga besar KKJN, Kelompok Kerja Jurnalis Nasional, jajaran DPD KKJN Jawa Barat, saya Heri Krisdianto selaku Ketua DPD KKJN Jawa Barat mewakili seluruh jajaran menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Eef Asmara,” ujar Heri.


Ia berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.


“Semoga almarhum Eef Saepulrohmat bin Oom Farid diampuni segala kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ungkapnya.


Kepergian Eef Asmara menjadi kehilangan bagi keluarga dan lingkungan seni, khususnya rekan-rekan seniman dangdut di Jawa Barat yang selama ini mengenal almarhum sebagai bagian dari dunia hiburan dan musik.


Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.

Semoga almarhum Eef Saepulrohmat bin Oom Farid husnul khatimah dan mendapat rahmat serta ampunan Allah SWT. Al-Fatihah.

Tim: Redaksi.

Komentar

BERITA TERKINI