Wabup Asep Ismail & kadis Perkim KBB Yoga Rukma Gandara S.T, M.T. Tinjau Progres Rutilahu 2026 di Cikalongwetan


GARDA INDONESIA, KBB ,— Mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail meninjau langsung progres pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2026 di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cikalongwetan.


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan hunian yang aman, sehat, dan layak.


Dalam kunjungan lapangan tersebut, Wabup Asep Ismail melihat secara langsung proses pengerjaan sejumlah rumah penerima manfaat di kawasan kumuh, di antaranya kediaman Ajang Saepudin dan Endang Sutardi yang berlokasi di Kampung Warung Domba RT 01 RW 03, Desa Mandalawangi.


Wabup Asep Ismail mengatakan, program Rutilahu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penyediaan tempat tinggal yang layak tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik rumah, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan, keamanan, sanitasi, serta lingkungan tempat tinggal.

“Mewakili Bapak Bupati Bandung Barat Jeje Richie Ismail dan Pemkab Bandung Barat, hari ini kami turun langsung ke Kampung Warung Domba, Desa Mandalawangi, untuk memantau pengerjaan program Rutilahu. Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh warga.  


Hunian yang layak, aman, dan sehat adalah hak dasar seluruh warga Kabupaten Bandung Barat,” ujar Asep Ismail.


Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengalokasikan program Rutilahu sebanyak 367 unit. Program tersebut terdiri atas 118 unit rumah di kawasan kumuh dan 249 unit di luar kawasan kumuh.

Menurut Asep, pelaksanaan program Rutilahu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar.

“Program ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar dikawal agar sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi penerima,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut membantu dan bergotong royong dalam proses pengerjaan rumah penerima manfaat.


Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam memastikan program pembangunan di tingkat desa dapat berjalan dengan baik.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat selanjutnya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Rutilahu di berbagai wilayah. 


Pengawasan dilakukan agar seluruh target sebanyak 367 unit dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.


Pemkab Bandung Barat berharap program tersebut dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat penerima manfaat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan layak huni di Kabupaten Bandung Barat.doni( DISKOMINFOSANTIK KBB)

Komentar

BERITA TERKINI