Bikin Kaget! Cimahi Kebagian 100 Becak Listrik dari Prabowo, Sopir Becak Tak Perlu Lagi Ngontel Berat


CIMAHI, GARDA INDONESIA.COM– Kabar menggembirakan datang bagi para pengayuh becak di Kota Cimahi, Jawa Barat. Sebanyak 100 unit becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada para penerima manfaat, Selasa (20/10/2026). Jumlah ini jauh melampaui perkiraan awal Pemerintah Kota Cimahi yang hanya mengharapkan 40 unit.


Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi para pengayuh becak, terutama mereka yang berusia 55 tahun ke atas dan selama ini harus mengandalkan kekuatan fisik untuk menghidupi keluarga. Dengan tenaga listrik, pekerjaan mengangkut penumpang diharapkan menjadi lebih ringan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan.


Penyerahan bantuan berlangsung di Cimahi Techno Park. Namun, bukan sekadar pembagian kendaraan, perhatian kini tertuju pada bagaimana 100 becak listrik itu akan dioperasikan agar benar-benar bermanfaat bagi para penerimanya.


Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengungkapkan bahwa program becak listrik tersebut dirancang menjangkau sekitar 70.000 penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia.


Meski demikian, realisasi distribusi masih dilakukan secara bertahap. Saat ini, baru sekitar 5.000 unit yang didistribusikan, terutama untuk wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.


“Namun, yang didistribusi sekarang baru 5.000, khususnya yang ada di Jawa, baik Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” ujar Firman seusai penyerahan bantuan di Cimahi.


Menurutnya, kecepatan penyaluran sangat bergantung pada ketersediaan unit yang diproduksi PT Pindad. Karena itu, distribusi akan terus berjalan mengikuti kapasitas produksi dan kebutuhan para pengayuh becak di berbagai daerah.


“Yang penting ada, kita langsung bagikan. Ada barangnya, kita langsung bagikan,” tegasnya.



Di balik bantuan yang disambut positif tersebut, Pemerintah Kota Cimahi kini menyiapkan pengaturan lokasi operasional agar becak listrik bisa digunakan secara optimal tanpa mengganggu arus lalu lintas.


Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, becak listrik akan diarahkan beroperasi di sejumlah titik yang dinilai memungkinkan, termasuk kawasan perkantoran, lingkungan kelurahan dan kecamatan, serta lokasi lain yang membutuhkan layanan transportasi.


"Namun, ada batasan yang harus diperhatikan. Becak listrik tidak akan ditempatkan di jalan-jalan protokol demi menjaga kelancaran lalu lintas dan menghindari gangguan terhadap kendaraan yang melintas," kata  Wali Kota.


Pemkot Cimahi berharap pengaturan tersebut membuat bantuan tidak sekadar menjadi kendaraan baru bagi pengayuh becak, tetapi juga bisa menjadi sarana mencari nafkah yang lebih efektif.


“Kami apresiasi dan bangga, mudah-mudahan ini bisa membantu ekonomi keluarga bagi pengayuh becak,” kata Ngatiyana.


Sebelum turun melayani penumpang, para pengayuh becak di Cimahi telah menjalani pelatihan selama satu minggu. Pelatihan ini diberikan agar mereka terbiasa mengoperasikan becak listrik dan memahami penggunaannya sebelum beraktivitas di lapangan.


Ngatiyana menyebut pelaksanaan pelatihan berjalan baik. Pemkot pun berharap para penerima bantuan bisa segera memanfaatkan kendaraan tersebut untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.


“Alhamdulillah sudah pelaksanaannya bagus dan mudah-mudahan cepat bisa operasional di lapangan,” ujarnya.


Hal yang paling mengejutkan bagi Pemkot Cimahi adalah jumlah bantuan yang diterima ternyata jauh lebih besar daripada perkiraan awal. Dari semula berharap memperoleh 40 unit, Cimahi akhirnya mendapatkan 100 becak listrik.


Tambahan bantuan itu diharapkan bisa menjangkau lebih banyak pengayuh becak yang membutuhkan dukungan untuk meringankan pekerjaan mereka.


Meski begitu, manfaat program ini nantinya akan sangat ditentukan oleh kesiapan operasional, ketepatan penempatan kendaraan, serta kemampuan para penerima memanfaatkannya untuk memperoleh penghasilan.


Ngatiyana berharap perhatian pemerintah terhadap pengayuh becak di Cimahi dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya.


“Ya, alhamdulillah, mudah-mudahan nanti perhatian kembali kepada Kota Cimahi,” tandasnya. (**)

Komentar

BERITA TERKINI